​”Bukan Formalitas, H. Ade Ruhandi Tegaskan Jumling Jadi Ajang Pemkab Bogor Dengar Keluhan Warga”

Agama102 Dilihat

JABAR UPDATE || KABUPATEN BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menggelar kegiatan Jum’at Keliling (Jumling) Tahun 2026. Kali ini, Desa Cileungsi Kota menjadi titik fokus kunjungan guna mempererat silaturahmi antara pimpinan daerah dengan masyarakat, Jumat (30/1/2026).

​Bertempat di Masjid Besar Al-Manshurunal Muqorrobun, Kecamatan Cileungsi, kehadiran rombongan yang mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, S.Si., disambut antusias. Hadir sebagai perwakilan pimpinan daerah, H. Ade Ruhandi, S.E., yang didampingi oleh anggota DPRD Kabupaten Bogor, H. Amin Sugandi.

​Dalam sambutannya, H. Ade Ruhandi menegaskan bahwa Jumling merupakan instruksi langsung dari Bupati sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan warga.

​”Kegiatan Jumling ini bukan hanya agenda seremonial. Ini adalah sarana kami untuk mendengar langsung permasalahan di lapangan serta memperkuat nilai keagamaan di tengah masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Jaro Ade tersebut.

​Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas lingkungan dan tetap menjaga ukhuwah islamiyah demi kelancaran program pembangunan daerah.

​Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap sarana ibadah, Pemkab Bogor menyerahkan bantuan uang tunai senilai Rp100.000.000 untuk kemakmuran Masjid Al-Manshurunal Muqorrobun. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada pengurus masjid disaksikan oleh tokoh masyarakat setempat.

​Kepala Desa Cileungsi Kota, Burhanudin, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran jajaran pimpinan daerah di wilayahnya.

​”Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kebersamaan dan semangat gotong royong antar warga. Kerukunan adalah kunci utama mendukung pembangunan di Kecamatan Cileungsi,” tutur Burhanudin.

​Acara yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh jajaran aparat Pemerintah Kecamatan Cileungsi, para kepala desa se-Kecamatan Cileungsi, tokoh agama, serta ratusan warga sekitar yang ikut melaksanakan shalat Jum’at berjamaah.

​Kegiatan ditutup dengan dialog singkat antara pimpinan daerah dan warga untuk menyerap aspirasi terkait kebutuhan pembangunan di tingkat desa. Masyarakat berharap program perhatian langsung seperti ini dapat terus berjalan secara rutin di masa mendatang. (jeri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *