JABAR UPDATE || Akibat Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Senin (3/11/2025) sekitar pukul 14.00 WIB, menyebabkan salah satu ruang kelas di SMKN 1 Gunung Putri ambruk. Peristiwa ini menimpa puluhan siswa yang tengah mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Ruang kelas jurusan Teknik Mekanik Mesin menjadi lokasi ambruknya atap akibat terpaan angin kuat disertai hujan lebat. Material bangunan yang runtuh menimpa siswa di dalam kelas, menyebabkan 41 siswa mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi.
Guru dan warga sekitar segera mengevakuasi para korban ke Puskesmas Wanaherang serta beberapa fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Salah satu orang tua siswa, Gun, mengaku anaknya termasuk di antara korban luka.
“Sekarang sedang dibawa ke Puskesmas Wanaherang untuk mendapatkan perawatan,” ujarnya singkat saat dihubungi Poskeadilan.
Menanggapi peristiwa tersebut, Bupati Bogor, Rudi Susmanto, S.I., langsung turun ke lokasi kejadian untuk meninjau kondisi sekolah dan memastikan penanganan para korban berjalan cepat. Dalam kesempatan itu, Rudi menyampaikan keprihatinannya sekaligus menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap bangunan sekolah yang sudah berusia lama.
“Keselamatan siswa dan guru harus menjadi prioritas utama. Kami akan segera melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap seluruh bangunan sekolah di Kabupaten Bogor agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tegas Rudi Susmanto.
Berdasarkan dugaan sementara, konstruksi atap yang sudah lapuk tidak mampu menahan terpaan angin kencang, sehingga ambruk saat cuaca ekstrem melanda.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi pemerintah daerah, pihak sekolah, serta Dinas Pendidikan untuk melakukan perbaikan dan pengecekan rutin terhadap kondisi bangunan pendidikan.
Sebagai catatan, insiden serupa pernah terjadi di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu. Saat itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menekankan pentingnya audit menyeluruh terhadap infrastruktur sekolah demi keselamatan peserta didik. Di utarakan kepada
Media :
( Jerry slamet )






